Thursday, March 17, 2016

Melirik Paninvest


Kemarin saya asyik browsing dan nonton Youtube. Yang saya cari juga ga jauh-jauh amat dari dunia pasar modal. Kali ini saya nonton video-video seminar investasi. Yang menarik adalah ada video seminar berdurasi lengkap dengan pembicara bapak Lo Kheng Hong. 

(Sebelum kita lanjut.. Pastikan anda sudah mengerti siapa bapak Lo Kheng Hong ini. Sejauh ini saya hanya percaya sama seminar dan ajaran-ajaran dari dua orang: Bapak Lo Kheng Hong dan Bapak Teguh Hidayat. Diluar dua orang ini, saya lebih yakin mereka-mereka itu nggak dapet duit banyak dari saham, tapi dari seminar tentang saham. Terutama mas-mas yang terkenal dengan Bandarmology-nya itu).

Monday, March 14, 2016

Download Laporan Tahunan & Laporan Keuangan SELURUH Emiten BEI 1978-2015

#Edit : Karena Google Drive saya tidak muat, saya terpaksa menghapus file DVD laporan keuangan. Anda masih bisa memesannya disini

Friday, February 26, 2016

Sekilas Tentang Bursa Berjangka / Futures Exchange

Akhir-akhir ini harga komoditi dunia menurun drastis. Seperti pada postingan saya yang terdahulu di sini, sini, dan disini, penurunan harga komoditi hampir merata di semua lini, baik energi, emas, sawit dan lain-lain. Penurunan yang diakibatkan perlambatan ekonomi China dan Eropa ini mau tak mau juga berdampak bagi Indonesia. Untuk tahun 2015 kemarin terjadi defisit anggaran sampai Rp318.5 trilyun gara-gara belanja yang besar namun  pendapatan negara, yang umumnya datang dari pajak dan ekspor hasil bumi, turun. 

Terlepas perkara analisis ekonomi makro yang sangat kompleks dan djoedjoer saya juga belum terlalu paham, kali ini kita mau bahas tentang tempat terbentuknya harga komoditas yang naik turun di atas. Jika harga saham bisa kita pantau di Bursa Efek, maka harga komoditas bisa kita pantau di Bursa berjangka.

Monday, January 25, 2016

Portofolio 25 Januari 2016



*) Keterangan:

Pada update portofolio sebelumnya, tercatat saya memegang saham beberapa perusahaan sekaligus. Sayangnya di penghujung 2015 kemarin ada kejadian besar yang membuat saya terpaksa menjual portofolio saya tersebut untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Begitu mendapat dana segar, dan setelah melihat harga BUMI yang terpelanting dan mentok (ditambah banyak perenungan dan pertimbangan yang bikin depresi), saya memutuskan untuk membeli saham BUMI dulu. But, saya tetap punya target untuk kembali memiliki portofolio saya yang awal. Sekedar pertanggungjawaban atas komitmen. :)

Sunday, January 24, 2016

BUMI, what's wrong with you?




Bismillahirohmanirohim..

Harga batubara dunia terus meluncur kayak perosotan
Setelah lama sekali saya tidak aktif di blog ini, lantaran banyaknya urusan dan hal-hal baru yang harus saya hadapi di penghujung tahun 2015 kemarin, akhirnya kali ini saya kembali berkesempatan untuk melanjutkan menulis.

Setelah menimang-nimang, berpikir dan merenung serta ngelamun, saya putuskan untuk membahas tentang salah satu perusahaan paling fenomenal di BEI, PT. Bumi Resources, Tbk yang tickernya hampir semua orang tau: BUMI, yang dibekingi grup paling fenomenal juga di BEI, yaitu Bakrie Group.

Seperti yang sudah saya bahas di postingan yang ini, Sektor batubara (dan sektor energi, bahkan komoditas pada umumnya) memang mengalami tekanan yang luar biasa dalam 3 tahun terakhir. Harga yang terus-terusan anjlok membuat sektor ini menjadi sekilas tidak menarik sama sekali. Di Januari 2016 ini harga minyak dan batubara menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir.

Tuesday, October 6, 2015

Langkah Investasi B&P Untuk 3 Bulan ke Depan

Sebelumnya mohon maaf bagi para pengunjung, saya telah beberapa minggu meninggalkan blog ini jadi tidak terawat, hehe. Ada beberapa hal yang mengubah pola kerja sehari-hari saya sehingga memaksa saya untuk berhenti sejenak dari dunia pasar modal, termasuk menulis artikel di sini. However, saya tidak pernah punya niat untuk menghentikannya sama sekali. Oleh karena itu pada hari ini saya bisa sedikit 'menyemangati diri' untuk menulis lagi ditengah-tengah kesibukan baru yang saya jalani.

Jika anda membaca artikel-artikel saya dalam beberapa minggu terakhir, mungkin anda bisa menyimpulkan bahwa saya sedang jatuh cinta pada sektor komoditas, terutama energi. Yup, seperti yang saya tulis di sini dan di sini, saat ini memang kita dianugerahi momentum yang sangat tepat untuk membeli

Wednesday, September 16, 2015

Melirik Sektor Perikanan

Kalau pembaca ingat, beberapa bulan yang lalu ketika saya membahas tentang program Tol Laut dan relasinya dengan sektor maritim, saya pernah menjanjikan untuk menulis artikel tentang sektor perikanan.

Sektor yang hanya diisi oleh tiga emiten ini memang terbilang kurang menarik dibanding sektor-sektor lainnya. Sepinya peminat bukannya tidak beralasan. Sektor ini berisi perusahaan-perusahaan yang kinerjanya kurang baik.

Tiga perusahaan di sektor perikanan adalah Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI), Central Proteinatama (CPRO), Inti Agri Resources (IIKP).