Monday, January 25, 2016

Portofolio 25 Januari 2016



*) Keterangan:

Pada update portofolio sebelumnya, tercatat saya memegang saham beberapa perusahaan sekaligus. Sayangnya di penghujung 2015 kemarin ada kejadian besar yang membuat saya terpaksa menjual portofolio saya tersebut untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Begitu mendapat dana segar, dan setelah melihat harga BUMI yang terpelanting dan mentok (ditambah banyak perenungan dan pertimbangan yang bikin depresi), saya memutuskan untuk membeli saham BUMI dulu. But, saya tetap punya target untuk kembali memiliki portofolio saya yang awal. Sekedar pertanggungjawaban atas komitmen. :)

Sunday, January 24, 2016

BUMI, what's wrong with you?




Bismillahirohmanirohim..

Harga batubara dunia terus meluncur kayak perosotan
Setelah lama sekali saya tidak aktif di blog ini, lantaran banyaknya urusan dan hal-hal baru yang harus saya hadapi di penghujung tahun 2015 kemarin, akhirnya kali ini saya kembali berkesempatan untuk melanjutkan menulis.

Setelah menimang-nimang, berpikir dan merenung serta ngelamun, saya putuskan untuk membahas tentang salah satu perusahaan paling fenomenal di BEI, PT. Bumi Resources, Tbk yang tickernya hampir semua orang tau: BUMI, yang dibekingi grup paling fenomenal juga di BEI, yaitu Bakrie Group.

Seperti yang sudah saya bahas di postingan yang ini, Sektor batubara (dan sektor energi, bahkan komoditas pada umumnya) memang mengalami tekanan yang luar biasa dalam 3 tahun terakhir. Harga yang terus-terusan anjlok membuat sektor ini menjadi sekilas tidak menarik sama sekali. Di Januari 2016 ini harga minyak dan batubara menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir.

Tuesday, October 6, 2015

Langkah Investasi B&P Untuk 3 Bulan ke Depan

Sebelumnya mohon maaf bagi para pengunjung, saya telah beberapa minggu meninggalkan blog ini jadi tidak terawat, hehe. Ada beberapa hal yang mengubah pola kerja sehari-hari saya sehingga memaksa saya untuk berhenti sejenak dari dunia pasar modal, termasuk menulis artikel di sini. However, saya tidak pernah punya niat untuk menghentikannya sama sekali. Oleh karena itu pada hari ini saya bisa sedikit 'menyemangati diri' untuk menulis lagi ditengah-tengah kesibukan baru yang saya jalani.

Jika anda membaca artikel-artikel saya dalam beberapa minggu terakhir, mungkin anda bisa menyimpulkan bahwa saya sedang jatuh cinta pada sektor komoditas, terutama energi. Yup, seperti yang saya tulis di sini dan di sini, saat ini memang kita dianugerahi momentum yang sangat tepat untuk membeli

Wednesday, September 16, 2015

Melirik Sektor Perikanan

Kalau pembaca ingat, beberapa bulan yang lalu ketika saya membahas tentang program Tol Laut dan relasinya dengan sektor maritim, saya pernah menjanjikan untuk menulis artikel tentang sektor perikanan.

Sektor yang hanya diisi oleh tiga emiten ini memang terbilang kurang menarik dibanding sektor-sektor lainnya. Sepinya peminat bukannya tidak beralasan. Sektor ini berisi perusahaan-perusahaan yang kinerjanya kurang baik.

Tiga perusahaan di sektor perikanan adalah Dharma Samudera Fishing Industries (DSFI), Central Proteinatama (CPRO), Inti Agri Resources (IIKP).

Friday, September 11, 2015

Analisis Teknikal Untuk Investor

Setelah sempat mewek gara-gara hp saya hilang beberapa hari yang lalu, hari ini saya coba lagi untuk bangkit melanjutkan hidup saya dan blog saya. Okeh kali ini kita akan membahas tentang analisis teknikal, namun yang cocok untuk tipe trader yang sabar atau investor yang ga sabar.

Seperti yang sudah saya ungkapkan pada postingan yang ini, sejatinya investasi dan trading tidaklah selalu berlawanan. Banyak kok yang mengakui bahwa analisis teknikal dan fundamental cukup sering menghasilkan sinyal beli atau jual yang banyak kesamaannya. Namun, syaratnya, time frame yang digunakan harus beberapa bulan, bukan minggu atau harian.

Lalu, bagaimana caranya?

Thursday, September 10, 2015

Smartphone Saya Hilang

Pada hari ini 10 september 2015 saya mengalami kehilangan Smartphone yang biasa saya gunakan untuk berkomunikasi dengan rekan-rekan pengunjung blog ini dan forum investasi lainnya. Oleh karena itu, untuk sementara saya belum bisa dihubungi melalui Whatsapp, BBM dll. Pengunjung yang ingin mengontak penulis silahkan sms ke 082358010064. Harap maklum

Friday, September 4, 2015

Cara menghitung Harga Wajar & Margin Of Safety

Setelah tanggal 1 kemaren kita ngomongin tentang strategi-strategi dasar dalam berinvestasi (not trading), maka kali ini kita akan "menyusup" lebih lanjut, dimana yang kita bahas adalah tentang cara menilai harga wajar suatu perusahaan.

Jadi begini. Kita dihadapkan pada kenyataan bahwa harga di pasar selalu digerakkan oleh kerakusan dan ketakutan pada diri para manusia yang terlibat di dalamnya. Ketika publik berharap banyak pada suatu saham, maka saham tersebut akan dia beli. Banyaknya orang yang membeli akan membuat harga saham tersebut naik, begitupun sebaliknya kalau banyak yang jual tapi sedikit pembeli karena ketakutan, harganya turun.